Kamis, 20 Oktober 2016

                                   
                 PROYEKTOR



Pengertian projector



Projector adalah aplikasi stand-alone dari sebuah mevie yang kita buat pada director

Pico Projector merupakan Proyektor yang paling kecil yang pernah ada di dunia. Karena komponen dari alat ini sangatlah sederhana yang hanya terdiri dari 3 laser utama yang menggunakan tekonologi laser LED, kemudian MEMS CHIP , optik dan elektronika lainnya. Bila proyektor biasa (konvensional ) menggunakan jutaan cermin yang tersusun dalam sebuah cip (digital micromirror devices) untuk membentuk sebuah gambar, tetapi PicoP ini hanya memproyeksikan satu cermin berukuran mikroskopis saja yang tersusun dalam sebuah Chip
MEMS(micro-electro-mechanical-system).

Kegunaan

PicoP ini bekerja dengan menembakkan sinar laser lewat sebuah cermin getar. Cermin getar itu lalu akan memantulkan sinar untuk menghasilkan piksel yang memberi bentuk pada gambar.

Kemudian Masing-Masing Warna Pixel tersebut dihasilkan dengan kombinasi pengaturan laser merah, biru dan hijau . Intensitas dari tiap sumber cahaya yang bervariasi dapat menghasilkan corak bayangan dan warna yang lengkap. Sebagai contoh, pixels merah memerlukan laser yang berwarna merah, maka pada saat itu laser yang hanya berwarna merah yang dipakai sedangkan laser hijau dan biru sementara dimatikan. Untuk mendapatkan pixel ungu, laser biru dan merah dipakai sedangkan laser yang hijau sementara dimatikan. Begitulah seterusnya untuk pengaturan warna pixel pada laser LED sehingga warna yang ditampilkan bisa begitu teratur dan sempurna.

Kemudian Pixel warna tersebut diatur oleh suatu scanner horizontal yang menggerakkan berkas cahaya itu, untuk ditempatkan ke dalam baris pixel. Dan scanner vertical bertugas menggerakkan berkas cahaya itu naik dan turun untuk menunjukkan di mana baris yang tersusun pixel itu digambar. Proses ini berlangsung sampai suatu keseluruhan bidang baris telah tepat dan suatu gambaran penuh tampak kepada si pemakai. Kemudian gambar bisa diproyeksikan langsung menuju layar datar atau dinding untuk melihat hasil yang maksimal

Sejarah








LCD proyektor ditemukan di New York oleh Gene Dolgoff. Dia mulai bekerja di dalam kampus pada tahun 1968 dan bertujuan untuk memproduksi sebuah video proyektor yang dalam idenya akan membuat sebuah LCD yang lebih cerah dibandingkan dengan 3-CRT proyektor. Ide tersebut untuk menggunakan elemen yang disebut sebagai “cahaya katup” untuk mengatur jumlah cahaya yang melewati itu. Hal ini akan memungkinkan penggunaan yang sangat ampuh untuk sumber cahaya eksternal. Setelah mencoba berbagai bahan, dia menduduki kristal cair untuk mengatur terang pada tahun 1971. Ia membawanya sampai 1984 untuk mendapatkan addressable layar kristal cair (LCD), yang dibangun adalah ketika ia pertama di dunia LCD proyektor. Setelah pemeriksaannya itu, dia melihat banyak masalah yang harus dikoreksi termasuk kerugian besar. Dia kemudian menggunakan metode baru untuk menciptakan efisiensi yang tinggi untuk menghilangkan tampilan pada piksel. Ia mulai bekerja di Projectavision Inc pada tahun 1988, pertama kali dunia LCD proyektor didirikan.

Pada tahun 1989, dia bergabung sebagai anggota Nasional Asosiasi Produsen fotografi (NAPM) Standar Sub-komite, IT7-3, dia bersama dengan Leon Shapiro, co-Ansi di seluruh dunia mengembangkan standar pengukuran dari kecerahan, kontras samapai resolusi proyektor elektronik. Awalnya LCD yang digunakan dengan sistem ada pada overhead proyektor. Tapi, LCD sistem tidak memiliki sumber cahaya sendiri. Dengan susah payah dan beribu kegagalantanpa patah semangat akhirnya mereka bisa sukses dan populer sampai sekarang ini. Mereka memulainya dengan teknologi yang digunakan dalam beberapa ukuran dari belakang proyeksi konsol televisi, LCD ini menggunakan sistem proyeksi di televisi set besar adalah untuk memungkinkan kualitas gambar yang lebih baik sebagai sanggahan satu televisi 60 inci, walaupun saat ini sebagai saingan utama dari proyektor LCD adalah LG 100 inch LCD TV. Pada tahun 2004 dan 2005, LCD proyeksi telah kembali datang denga fitur yang lebih lengkap karena penambahan yang dinamis warna yang dianggap kontras yang telah meningkat hingga tingkat DLP.

Macam-Macam atau Jenis projector 

LCD: Liquid Crystal Display

            Untuk projector yang berbasis LCD, pengolahan citra disaring melewati filter yang melalui tiga warna primer merah, hijau, biru (RGB). Tiap-tiap dari citra yang masuk ke filter dipancarkan ke LCD panel untuk di proses lagi. Pixel-pixel pada LCD panel akan di aktifkan atau di non-aktifkan (sebagian atau seluruhnya) untuk melakukan pemerataan brightness dan warna yang akan diperlukan untuk ditampilkan. Sebagai contoh, untuk menampilkan warna ungu, maka LCD panel warna hijau akan di non-aktifkan dan kemudian citra diolah menggunakan LCD panel warna biru dan merah sehingga dapat terbuat warna ungu yang ingin ditampilkan.
            Teknologi ini telah di pakai sejak lama dan sudah cukup berkembang dengan baik. Oleh karena itu LCD projector adalah tipe projector yang paling dominan dan paling sering dijumpai di pasaran. LCD projector sudah memiliki kualitas yang cukup baik dalam menghasilkan gambar untuk sebagian besar aplikasi yang ada.

DLP: Digital Light Processing

            Teknologi DLP dikembangkan oleh Texas Instruments, dengan basis teknologi Digital Micromirror Device (DMD) chip yang terbuat dari jutaan cermin super kecil. Tiap cermin digunakan untuk tiap pixel pada screen. Citra yang masuk kemudian akan diolah ke dalam color wheel/disc dengan basis warna merah, hijau, dan biru (RGB). Setelah itu citra melalui DMD, dan setiap cermin akan mereflesikan dalam berbagai sudut dengan kecepatan yang sangat cepat citra-citra warna yang dibutuhkan dalam penampilan suatu gambar pada screen.
Dengan perbandingan dan resolusi yang sama, sebenarnya projector ini akan menampilkan gambar dengan pixel dan contrast yang lebih tinggi dibandingkan dengan LCD projector. Oleh karena itu mengapa anda harus mengeluarkan uang yang lebih untuk membawa pulang projector ini. Karena DLP projector hanya menggunkan single DMD chip untuk memproses gambar, maka projector ini dapat dikemas dengan bentuk yang lebih ringkas dan kecil, rata-rata beratnya tidak mencapai 1 kg

LCoS: Liquid Crystal On Silicon

            Banyak orang melirik projector ini karena pada projector ini digunakan penggabungan antara LCD dan DLP teknologi. Seperti pada LCD projector, citra yang masuk akan diolah pada suatu filter dengan basis warna merah, hijau, dan biru (RGB). Kemudian citra akan masuk ke liquid crystal panel yang akan merefleksikan warna-warna dan brightness yang dibutuhkan untuk menampilkan gambar seperti pada DMD chip.
            LCoS merupakan projector terbaik dalam menghasilkan tampilan gambar pada screen dibanding jenis projector lain. Namun dari semua jenis projector yang beredar di pasaran, LCoS projector merupakan jenis projector paling mahal dan paling berat.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN

Setelah melihat dan mengetahui beberapa jenis projector yang ada, apakah anda tetap masih bingung memilih mana yang paling cocok untuk anda? Semua teknologi mempunyai keuntungan dan kerugian masing-masing. Begitu pula dengan LCD, DLP dan LCoS juga mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

LCD
Kelebihan    Kekurangan

Tipe projector paling kuat    Penggantian light bulb yang cukup mahal
Menghasilkan warna yang sangat baik, dan panel warna dapat kita tentukan sendiri    Lebih mudah panas, membutuhkan ekstra pendingin untuk menghindari gangguan pada projector akibat panas
Intensitas cahaya tinggi (lumens)    Warna menjadi kekuningan setelah 1000 jam pemakaian

DLP
Kelebihan    Kekurangan
Contrast rasio yang sangat baik    Sensitif terhadap perubahan tegangan listrik
Lebih kecil dan compact ukurannya  
Pengatur pixel yang sangat baik  

LCoS
Kelebihan    Kekurangan
Menayangkan gambar paling baik    Lebih mahal dari LCD, namun masih di bawah DLP
     Paling besar diantara seluruh jenis ini


Senin, 10 Oktober 2016

KOMPUTER ANALOG



Apa itu Komputer Analog?
Komputer analog, sesuai dengan namanya merupakan jenis komputer yang bekerja secara analog, tanpa menggunakan komponen yang bersifat digital. Komputer analog merupakan seperangkat alat elektronik dan juga mekanikal yang dibuat untuk memecahkan operasi tertentu, yang melakukan analisa data yang bersifat kontinyu dengan tipe data berupa besaran fisik dan juga angka secara kuantitatif.
Komputer analog juga saat ini banyak dikenal sebagai mesin analog. Secara umum, komputer analog memiliki beberapa ciri utama. Berikut ini adalah beberapa ciri utama dari komputer analog :
  • Data yang diukur bersifat kuantitatif
  • Hasil penghitungan ditunjukkan secara fisik, misalnya dalam bentuk jarum dan juga angka
  • Biasanya hanya berguna untuk melakukan pengukuran ataupun penghitungan yang terbatas (hanya beberapa satuan saja)

Sejarah Komputer Analog

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai komputer analog, maka ada baiknya juga mengenali mengenai komputer analog dansejarahnya. Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai sejarah dari komputer analog;
Sejarah komputer analog sebnarnya sudah sangat panjang, jauh sebelum komputer digital mulai diciptakan. Sejarah dari sebuah komputer analog juga tidak lepas dengan sebuah mesin, yang saat ini kita ketahui sebagai differential analyzer.
Mesin differential analyzer ini diketahui merupakan salah satu bentuk komputer analog pertama yang digunakan dan juga diciptakan di dunia. Mesin komputer analog differential analyzer ini dibuat oleh seorang ilmuwan asal MIT, yaitu Dr. Vannevar Bush. Sejak pertama kali diciptakan komputer sering mengalami perbaikan hingga akhirnya menjadi perangkat yang bisa digunakan.









Perancangan Alat yang Membantu Proses Kalkulus Diferensial
Meskipun Dr. Bush sudah diakui sebagai penemu mesin komputer analog yang pertama, pada rentang tahun 1921 hingga 1931, namun demikian penelitian mengenai mesin komputer analog sudah berjalan jauh sebelum itu. Pada tahun 1836, seorang fisikawan asal Prancis, yaitu Gaspard-Gustave Coriolis merancang sebuah mesin mekanikal yang dapat membantu memecahkan masalah perhitungan kalkuus, yaitu diferensiasi.
Diferensiasi atau juga dikenal dengan nama kalkulus diferensial merupakan salah satu cabang ilmu kalkulus, yang mempelajari mengenai perubahan dalam suatu fungsi berdasarkan perubahan input nilainya. Penggunaan kalkulus diferensial banyak menggunakan metode integral dan juga metode turunan dalam hampir seluruh bidang, seperti bidang fisika, kimia, dan juga bidang matematika teknik.
Kembali pada pembuatan konsep mesin differential analyzer, konsep mesin mekanikal ini diciptakan ketika penggunaan kalkulus diferensial mulai banyak digunakan dan sulit untuk melakkan penghitungan. Maka dari itu, banyak penelitian mengenai pengembangan mesin differential calculus.
Setelah Coriolis, maka ada seorang bernama James Thomson yang pada tahun 1876 mempublikasikan mengenai sebuah alat atau device yang mampu mengintegrasikan penghitungan diferensial ke dalam berbagai metode. Device atau alat ini disebut dengan nama Integrating Machine.
Dengan perkembangan dari integrating machine, maka barulah kemudian Dr. Bush bersama dengan rekannya, Harold Locke Hazen membuat dan memperkenalkan differential analyzer ke publik. Saat itu, penggunaan mesin differential analyzer mulai banyak digunakan, sehingga dianggap sebagai bentuk komputer analog pertama.
Itulah sejarah singkat mengenai komputer analog pertama, dimana pembuatan mekanikal komputer analog berupa differential analyzer kemudian memicu perkembangan dari pembuatan komputer analog untuk berbagai kepentingan, tidak hanya pada kepentingan kalkulus dan ilmu matematika saja, namun juga untuk kepentingan praktis, yang bisa digunakan oleh masyarakat luas.

Penggunaan dan Contoh dari Komputer Analog

Karena hanya dapat membaca besaran data secara fisik dan juga bersifat data kontinyu, maka komputer analog tentu saja memiliki beberapa keterbatasan. Berikut ini adalah beberapa contoh penggunaan komputer analog dan juga beberapa contoh dari komputer analog yang banyak digunakan secara umum:
1. Voltmeter
Voltmeter merupakan salah satu jenis komputer analog atau mesin analog yang banyak digunakan untuk kepentingan teknik dan juga mekanikal, yang berhubungan dengan tegangan listrik. Voltmeter merupakan salah satu jenis komputer analog, karena:
  • Voltmeter hanya mengukur satu besaran fisik saja
  • Voltmeter dapat bekerja secara kontinyu
  • Voltmeter bekerja dengan menggunakan angka dan juga jarum
Meskipun sekarang sudah ada voltmeter digital, akan tetapi penggunaan voltmeter analog masih banyak digunakan, karena dinilai cukup praktis dan juga ekonomis. Meskipun begitu, voltmeter analog tidak dapat menunjukkan besaran angka secara pasti dan persis, sehingga user hanya dapat mengira-ngira posisi yang jarumg menunjukkan angka berapa.
Voltmeter hanyalah satu contoh saja dari penggunaan komputer analog ataupun mesin analog. Pada dasarnya, masih banyak lagi jenis komputer dan juga mesin analog lainnya.
2. Amperemeter
Amperemeter merupakan mesin atau komputer analog yang digunakan untuk mengukur besaran listrik, yaitu ampere. Penggunaan amperemeter juga sering dikombinasikan dengan voltmeter, dimana voltase atau tegangan apabila dikalikan dengan besaran ampere, akan menghasilkan besaran watt atau daya listrik.
3. Speedometer
Speedometer merupakan komputer atau mesin analog yang mengukur kecepatan. Kebanyakan, pengukuran kecepatan yang dilakukan oleh speedometer menggunakan rumus diameter ban, dan juga perputaan dari ban. Hal ini membuat speedometer seringkali tidak berlaku universal, karena apabila terjadi perubahan ukuran ban atau roda, maka akan mempengaruhi hasil dari pengukuran speedometer.

4. Seismograph
Seismograph banyak digunakan pada daerah pegunungan berapi yang aktif. Seismograph merupakan alat pencatat gempa, dimana dengan seismograpdh, akan menunjukkan seberapa kuat gempa yang dihasilkan, dengan menggunakan output berupa garis-garis.
5. Thermometer
Thermometer merupakan alat atau komputer analog yang biasa digunakan untuk mengukur suhu, kebanyakan adalah suhu ruangan dan juga kabin mobil.

Dimana komputer atau mesin analog biasa digunakan?

Pada dasarnya, komputer analog ini banyak digunakan pada laboratorium ataupun pabrik yang berhubungan dengan kemampuan teknis, seperti pabrik kimia, pabrik manufaktur, dan juga pabrik produksi lainnya. Namun demikian, komputer analog ini juga bisa digunakan pada keperluan dan juga penggunaan rumah tangga.
Komputer analog pada dasarnya memiliki beberapa kelebihan. Karena itu, komputer analog juga masih banyak digunakan hingga saat ini. Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari komputer analog:
  • Mudah untuk dioperasikan
  • Special purpose, memiliiki fungsi spesifik untuk satu bidang
  • Dapat merepresentasikan besaran yang akan diproses dalam rentang nilai tertentu
Penggunaan komputer analog saat ini terbatas pada kepentingan tertentu saja, dan biasanya jarang digunakan secara luas. Kebanyakan komputer analog digunkaan pada pabrik dan juga perusahaan manufaktur. Akan tetapi, keberadaan dari komputer analog mungkin saat ini sudah hampir punah, karena dengan berkembangnya teknologi ini penggunaan komputer analog sudah tergantikan oleh komputer hybrid.

Perusahaan Yang Menggunakan Komputer Analog

 di gunakan oleh militer seluruh dunia,NASA,dll

daftar pustaka
1.https://id.wikipedia.org/wiki/Komputer_analog
2.http://dosenit.com/ilmu-komputer/komputer-dasar/komputer-analog